Langsung ke konten utama

Sesederhana Pemikiranku

Aku hanya seorang perempuan yang selalu berharap sederhana. Sesederhana ketika menerima apa yang sudah diberikan kedua orangtua. Sesederhana ketika harus menerima keadaan dan kondisi kedua orangtua. Namun juga tak menampik jika suatu waktu aku mendapatkan keberuntungan dan menciptakan keinginan yang sangat besar.

Manusia memang tiada yang sempurna. Banyak juga yang mencari kesempurnaan, apalagi sekedar untuk mencapai cita-cita, rezeki dan jodoh. Semua merasa ingin menuntut kesempurnaan. Hingga mereka tersadar bahwa, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Hanya ada kata melengkapi satu sama lain. Sederhananya hidup itu, jika selalu menanggapinya dengan bijak.

Sederhana itu memang sesuatu yang istimewa, saat kita menjalankan sesuatu. Karena kesederhanaanku, tidak pernah tercapai cita-citaku yang besar. Pemikiranku terkadang sederhana dan merendah. Kedua orang tua yang sangat aku sayangi itu, adalah bagian dari pemikiran sederhanaku. Saat ingin memasuki jenjang pendidikan, terpikir bagaimana agar biaya itu tidak besar. Tak mau menyusahkan, karena melihat keadaan ekonomi orangtua. Keputusan yang final adalah mengalah dari semua keinginan-keinginan yang besar. Sederhana bukan? Tak sulit untuk melakukannya.

Mungkin ini bagi orang-orang yang gigih sangat bodoh. Karena diam di tempat dan tidak mengejar apa yang dicitakan. Begitulah aku, yang selalu sederhana dalam berpikir dan bertindak. Hingga tidak ada sesuatu yang menarik dan special dari diri ini. Itu sudah menjadi karakter dalam jiwaku. Tapi bukannya tidak mau meraih keinginan besar, cuma belum ada kesempatan baik dan juga harus berpikir panjang ketika memutuskan itu semua.

Kebodohanku adalah menerima saja apa yang sudah diberikan Tuhan. Dan tidak berusaha mencari sesuatu yang lebih baik lagi, diam di tempat. Menonton orang-orang yang sukses didepan mata, tanpa mencoba mengikuti mereka. Itulah aku... 
Sesederhananya diri ini sampai melupakan semangat untuk menggapai impian besar. Menurutku cara ini adalah bersabar, tapi menurut yang lain ini bukan sabar tetapi malas. Pasti berusaha sedikit-sedikit merubah pemikiran sederhanaku ini. Agar bisa mencapai impian besar dan membagikan semangatku pada orang-orang tercinta.   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#GA_SAUJANA_HATI

RESENSI BUKU. . OLEH : ROSI OCHIEMUH. Judul Buku : SAUJANA HATI . Penulis : SuEff Idris . Jenis Buku : Novel ( Fiksi ) . Nama Penerbit : LovRinz Publishing . Tahun Terbit : Copyright © 2015, by SuEff Idris. . Tahun Cetak : Cetakan Pertama Februari 2015 . Jumlah Halaman : Viii + 298 Halaman. . Jenis Kertas : Book Paper . ISBN         : 978-602-72035-4-9 . Harga Buku : Rp. 59.000 . .  “Apakah cinta? Cinta barangkali memang bukan untuk dijelaskan, tapi dibiarkan mengalir apa adanya. Seperti dalam novel Saujana Hati, kisah tentang dua orang yang saling mencintai, tapi mereka tak saling mengungkapkan perasaan. Suatu saat ketika keduanya bertemu kembali, semua sudah terlambat.” .  Tokoh-tokoh dalam novel ini terbawa arus takdir yang tidak bisa mereka tolak. Beragam persoalan hidup; penyakit kronis yang diderita tokoh “aku”, cinta segitiga yang melibatkan kakak—adik, terkait pada nilai-nilai agama hingga kematian, diramu dalam bahasa yang c...

CINTA TIDAK SALAH (Eps.2)

Kau tahu bagaimana menjadi dirimu sendiri? Tetapi itu semua masih belum bisa menjadikan dirimu apa adanya. Terkadang cinta terlihat manis dan masa lalu itu menyebalkan. Tapi yang menyebalkan adalah bersembunyi dari kenyataan. Putri Kaca. Kakek jarang mengajak aku bercerita sewaktu kecil dulu. Hanya Nenek yang rajin bertanya tentang sekolahku, temanku dan keadaan bapak, ibu dan adik. Saat bertandang ke rumah mereka, aku selalu kagum pada kecantikan dua kakak sepupu perempuan yang usianya lebih tua empat tahun dariku. Yang satu bernama Mary, dan yang satunya bernama Elis. Mary yang paling sempurna dari kami semua. Tubuhnya tinggi, kulitnya langsat, hidung bangir, matanya bundar hitam, rambutnya lurus berkilau, berlesung dagu dan pipi. Dia termasuk siswi paling pandai di sekolahnya. Elis, wajahnya ayu, manis, hidungnya mancung, kulitnya langsat, berambut gelombang, tubuhnya sintal dan tidak terlalu tinggi seperti Mary. Dia cucu perempuan tertua dari Kakek dan Nenekku dari...

[CERPEN] "MATA-MATA HITAM" : Karya; Rosi Ochiemuh.

( Dimuat di Koran Harian Amanah, Edisi Hari Sabtu, 15-Oktober-2016)  Mata-mata hitam kecil bermunculan dari irisan daging sapi tanpa tulang yang baru akan diirisnya. Yatmo membelalak histeris dengan penampakan itu. Merasa ada yang ganjil dengan daging yang akan diolahnya, segera dia memanggil Keken—istrinya yang sedang menyusui bayi mereka di kamar.             “Bu! Kamu harus lihat. Daging ini aneh, bermata hitam, hidup, banyak sekali!” teriak Yatmo panik.             “Apa sih, Pak? Daging itu biasa saja, nggak ada mata atau apa pun,” jawab Keken memeriksa irisan daging dengan teliti. Yatmo mengucek mata lagi. Namun daging itu masih bermunculan mata-mata kecil. Seperti mata manusia bentuknya namun berukuran kecil, hitam dan berkedip-kedip. Yatmo makin ketakutan lantas pergi meninggalkan dapurnya. Keken terbengong dengan tingkah suaminya.    ...