Semburat Hiruk Pikuk
Hampir
seharian diterpa ruang yang sesak
Menyeka
peluh, menjadikannya penuuh riak
Seperti
air yang tidak pernah tenang
Bahkan
seperti muka dibalung perang
Kusut,
kusut menekuk
Oh
Tuhan, mengapa tidak berjeda,
Roda
kehidupan tak berjendela
Penuh
semburat tak berjelaga
Dimanakah
ketenangan sembuhkan dilema?
Tuhan,
bantu diri ini menjauh dari jeruji.
Hiruk
pikuk yang bersemburat lini
Menyesakkan
kalbu dalam diri
Penat
sekali…
Oh
Tuhan
Ringankanlah
hamba dari semua ini.
~~~
Oleh
: Ochie. RosiJumnasari.
26-Nov-2013
Komentar
Posting Komentar