Langit Masih di Matamu.
Oleh
: Rosi Ochiemuh.
Bukankah
langit kokoh itu masih berdiri?
untuk
menaungi kita, hidup kita …
Bukankah
bumi yang dipijaki masih membentang?
untuk
menahan kita, agar tak melayang-layang
.
Kalau
begitu; Tuhan masih sayang kita, kan?
Masih
membiarkanmu juga aku bernapas lega
Masih
membiarkan kita tersenyum dan berangan
Kalau
begitu, kenapa masih bermuram durja?
.
Matamu
masih menyimpan langit biru
Matamu
masih memendam awan kelam
Jangan
biarkan engkau tenggelam
Pada
keduanya, hanya karena murkamu
.
Birunya
langit di matamu pertanda cinta masih bertalu
Kelamnya
awan di matamu pertanda duka mengejamu
.
Hempaskanlah
awan kelam dari matamu
Bentangkanlah
langit biru di matamu yang kurindu
.
Sayang … hidupmu dan hidupku adalah anugrah dari-Nya
Sayang … hidupmu dan hidupku adalah anugrah dari-Nya
Dia
punya rencana indah untuk kita
Kalau
begitu; Tuhan masih menyayangi kita, kan!
Langit
masih di matamu, sebiru lautan …
.
Cibitung,
21-Agustus-2015. Rosi Ochiemuh.
Komentar
Posting Komentar