Langsung ke konten utama

#GA_ANIMUS : RESENSI BUKU NOVEL.

RESENSI BUKU.

OLEH : ROSI OCHIEMUH.

Judul Buku : ANIMUS Seven Days.

Penulis : Ajeng Maharani

Jenis Buku : A Tetroligi Novel ( Fiksi )

Nama Penerbit : LovRinz Publishing

Tahun Terbit : Copyright © 2014, by Ajeng Maharani

Tahun Cetakan : Cetakan Pertama September 2014.

Jumlah Hal.      : xviii + 301 Halaman.

Jenis Kertas : Book Paper

ISBN : 978-602-71451-0-8

Harga Buku : Rp. 53.900

Resensi buku Novel Animus Seven Days, saya akan mengawalinya dengan memperkenalkan identitas buku tersebut. Kemudiaan saya akan mengupas sedikit tentang novel Animus ini, setelah saya membacanya dari awal sampai akhir cerita.


ULASAN NOVEL :

Novel ANIMUS Seven Days. Novel yang memuat cerita drama misteri. Menyajikan empat kisah manusia yang terbelenggu oleh kebencian. Amarah dan dengki yang membawa mereka ke Danau Sinabu. Sebuah danau penuh angkara. Tujuh hari peristiwa kisah empat tokoh ciptaan penulis tersebut, dikemas bersama dalam satu waktu, di tempat yang berbeda. Dan bertemu pada satu benang merah yang saling mengaitkan di antara ke empat tokoh tersebut. Pada Bab I (Dentum Hati) hingga ke Bab II (Cinta Si Gadis Lumpur). Penuh intrik percintaan, kebencian, dendam, dilematis, namun masih menyimpan misteri terdalam yang berhubungan dengan Danau Sinabu.

Ke empat tokoh ciptaan sang penulis ini ( Salsa, Ari, Nora dan Yana) disuguhkan dengan karakter yang kuat. Hingga ke Bab paling akhir, penulis mampu menuangkan ke empat tokoh sampai bertemu pada benang merah yang mendebarkan.

Saat Amarah dan kebencian yang tercipta makin terpancang kuat di dalamnya, perlahan-lahan melahap hati itu sendiri. Bagaimanakah manusia akan menghapus deritanya? Kemanakah mereka akan berlari mencari keadilan?

Masih dalam cerita ANIMUS, tentang mitos Danau Sinabu yang penuh angkara dan misteri terpendam. Dalam Bab III (Lelaki & Danau Legenda) kelanjutan dari novel ini. Dengan tokoh yang berbeda ( Guntur, Cuwa dan Bunga ). Ketiga tokoh ciptaan penulis pun ditulis dengan karakter yang kuat dalam Bab III.

Sejatinya manusia tak cukup hanya memiliki hati karena terkadang hati manusia pun bisa terluka. Tersayat lalu berdarah. Dibumbui trik kisah dramatis gadis bernama Cuwa, misteri dan percintaan menyatu dalam satu peristiwa pada Bab III tersebut.

Bagaimanakah dengan nasib dari tokoh-tokoh tersebut menjalani masalah mereka? Selamatkah mereka dari mengalahkan kebencian dalam dendam yang mematikan hati? Atau justru makin tenggelam dalam pekatnya dendam yang mematikan jiwa? Terkait dalam misteri Danau Sinabu. Yang harus dipecahkan oleh tokoh lainnya, atau hilang begitu saja. Semua bermula dari sebuah legenda danau yang penuh angkara beserta mitos dan kutukannya.

KELEBIHAN NOVEL :

1. Pertama melihat judul dari novel ini : ANIMUS Seven Days. Saya sempat berpikir apa arti dari judul tersebut, kosakata : ANIMUS. Apakah dari bahasa inggris, bahasa sangsekerta, atau dari sebuah singkatan. Dan dari sebuah judul saja membuat saya tertarik untuk memiliki dan membaca buku novel ini.

2. Novel ini yang berjudul : ANIMUS Seven Days, ditulis oleh penulisnya dalam waktu 1 ( satu ) Bulan. Yang menurut saya sangat mengagumkan bagi seorang penulis pemula, dan mungkin menurut saya; dia bukan penulis pemula.

3. Membaca bagian kata pengantar, terkadang menemukan kejenuhan karena kalimat-kalimat yang kaku. Namun si penulis tidak menuliskan kata pengantar itu dengan kaku dan formal. Dia menuliskan kata pengantarnya dengan kesan fiksi yang kental, hingga mengajak kita untuk bercengkrama mengetahui siapa si penulis dengan khas bahasanya yang berdiksi.

4. Pada pembukaan cerita dan prolog : Anda akan disuguhkan oleh sebuah fantasi dalam diksi dan narasinya. Yang juga ciri khas penulisnya. Penulis menggambarkan lattar dalam cerita fantasinya itu dengan jelas pada pemaparannya. Hingga pembaca dibawa untuk menjelajahi tempat kejadian pada pembukaan cerita.

5. Memasuki alur cerita, jangan ditanya. Membuat Anda semakin lama semakin terhanyut pada rangkaian kisah dari tokoh-tokoh ciptaan penulis. Saya sebagai pembaca berdecak kagum. Penulis mampu memaparkan masing-masing karakter tokoh yang sangat mempengaruhi cerita dengan sangat baik. Penulis bisa memberikan citarasa pada novel ini, mulai dari lattar, alur & plot, tokoh-tokoh yang berkarakter, serta konflik yang terkadang halus dan menyakitkan, juga kental dan mendebarkan. Hingga mata ingin selalu membacanya tiap lembar halaman. Dalam cerita masing-masing tokoh diselipkan juga kritik dan sindiran sosial bermajas ironi dan personifikasi. Namun masih bisa dinikmati.

6. Cerita novel ANIMUS ini memakai sudut pandang cerita orang pertama (Point Of View / POV I ) dan sudut pandang orang ketiga (POV III) secara bergantian. Penulis menyuguhkan cerita dengan sudut pandang cerita orang ketiga pada deskripsi dan narasi pada pembukaan cerita, lalu menggantinya kembali pada sudut pandang orang pertama "aku" dan seterusnya. Permainan cerita dengan memakai dua sudut pandang cerita ini, membuat ceritanya mengalir dan menarik untuk terus dinikmati.

KEKURANGAN NOVEL :

1. Ada beberapa kosakata yang dituliskan oleh penulis. Bagi pembaca awam/pembaca yang menyukai bacaan ringan, mungkin agak sedikit sulit untuk mencernanya. Penulis seharusnya menambahkan halaman untuk novelnya tersebut, seperti catatan kaki atau daftar pusaka ( apabila mengambil kutipan dari sebuah buku/artikel )

2. Untuk ending cerita ( EPILOG ). Nasib dari para tokoh ciptaan penulis ini diceritakan lagi dengan sebab dan akibat mereka dengan sangat singkat. Yang ada dalam benak saya, apakah cerita ANIMUS ini akan berkelanjutan? Atau memang dikisahkan hanya sampai di Epilog tersebut. Mungkin penulis sengaja meninggalkan jejak misteri untuk membuat pembacanya menginginkan cerita itu berkelanjutan dengan ANIMUS kedua.


Ide-ide pokok yang diuraikan penulis melalui cerita novelnya ini, telah sesuai dengan tujuan dari si penulis. Tujuannya memberikan sebuah cerita menarik yang diciptakan dari fantasi imajenasinya—fantasi fiksi, namun tetap dalam batasan yang wajar dan normalnya kehidupan manusia modern. Bahasa yang digunakan penulis terkadang ringan, namun pada titik-titik tertentu, penulis menyajikan bahasa bersastra dalam narasinya.

KESIMPULAN AKHIR :

Buku A Tetroligi Novel ANIMUS Seven Days ini, LAYAK ANDA BACA! Sebagai bacaan fiksi bergenree Drama misteri yang sangat menghibur. Dalam Novel ini, Anda bisa menemukan fantasi fiksi yang bercita rasa, mendebarkan, mengagumkan, juga bisa mengambil pelajaran berharga dari isi novel ANIMUS ini. Ditambah beberapa sindiran-sindiran sosial yang dimasukkan dalam cerita setiap tokohnya. Catatan tersendiri dari saya : Novel ANIMUS Seven Days ini hanya diperuntukkan untuk genree usia 17 tahun keatas ( Young Adulth ).

Sekian resensi buku kali ini, semoga bermanfaat untuk para pembaca setia buku-buku fiksi. Untuk kekurangan dari tulisan saya ini, mohon maaf jika ada kesalahan menuliskannya dan juga pemaparannya. Untuk kelebihannya, semoga bisa bermanfaat.

Salam Netra.

CC : Penerbit LovRinz, Rina Rinz, Ajeng Maharani.
Cibitung, 24-Agustus-2015, Ditulis oleh : Rosi Ochiemuh 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CINTA TIDAK SALAH (Eps.2)

Kau tahu bagaimana menjadi dirimu sendiri? Tetapi itu semua masih belum bisa menjadikan dirimu apa adanya. Terkadang cinta terlihat manis dan masa lalu itu menyebalkan. Tapi yang menyebalkan adalah bersembunyi dari kenyataan. Putri Kaca. Kakek jarang mengajak aku bercerita sewaktu kecil dulu. Hanya Nenek yang rajin bertanya tentang sekolahku, temanku dan keadaan bapak, ibu dan adik. Saat bertandang ke rumah mereka, aku selalu kagum pada kecantikan dua kakak sepupu perempuan yang usianya lebih tua empat tahun dariku. Yang satu bernama Mary, dan yang satunya bernama Elis. Mary yang paling sempurna dari kami semua. Tubuhnya tinggi, kulitnya langsat, hidung bangir, matanya bundar hitam, rambutnya lurus berkilau, berlesung dagu dan pipi. Dia termasuk siswi paling pandai di sekolahnya. Elis, wajahnya ayu, manis, hidungnya mancung, kulitnya langsat, berambut gelombang, tubuhnya sintal dan tidak terlalu tinggi seperti Mary. Dia cucu perempuan tertua dari Kakek dan Nenekku dari...

#GA_SAUJANA_HATI

RESENSI BUKU. . OLEH : ROSI OCHIEMUH. Judul Buku : SAUJANA HATI . Penulis : SuEff Idris . Jenis Buku : Novel ( Fiksi ) . Nama Penerbit : LovRinz Publishing . Tahun Terbit : Copyright © 2015, by SuEff Idris. . Tahun Cetak : Cetakan Pertama Februari 2015 . Jumlah Halaman : Viii + 298 Halaman. . Jenis Kertas : Book Paper . ISBN         : 978-602-72035-4-9 . Harga Buku : Rp. 59.000 . .  “Apakah cinta? Cinta barangkali memang bukan untuk dijelaskan, tapi dibiarkan mengalir apa adanya. Seperti dalam novel Saujana Hati, kisah tentang dua orang yang saling mencintai, tapi mereka tak saling mengungkapkan perasaan. Suatu saat ketika keduanya bertemu kembali, semua sudah terlambat.” .  Tokoh-tokoh dalam novel ini terbawa arus takdir yang tidak bisa mereka tolak. Beragam persoalan hidup; penyakit kronis yang diderita tokoh “aku”, cinta segitiga yang melibatkan kakak—adik, terkait pada nilai-nilai agama hingga kematian, diramu dalam bahasa yang c...

Buku Antalogi Pertamaku

Bermula hasil dari coba-coba ikutan event kepenulisan di facebook yang diselenggarakan oleh penerbit indie, yakni penerbit asrifa. Aku tertarik ikut karena temanya membahas seputar kisah di kantor. Dan Alhamdulillah cerpenku lolos masuk menjadi bagian dari buku ini. Tulisan cerpenku bersanding dalam buku ini bersama dengan para penulis yang sudah berpengalaman. Setelah bukunya di kirim ke alamat kantor dan dibaca lembar demi lembar ternyata bagus-bagus dan inspiratif isinya. Juga ada tips untuk para karyawan dan bos untuk hubungan keharmonisan dalam kerjasama yang baik. Jika Anda tertarik, bisa menghubungi alamat email saya: ochiemuh18@gmail.com atau alamat facebook: rosi.jumnasari@facebook.com. Karena buku adalah inspirasi dalam kehidupan.