Ini adalah gambar dari cover buku antalogi puisi, dan tulisan puisiku ada didalamnya. Pertama ikut event ini, rasanya sedikit pesimis untuk bisa masuk kontributor. Kalau menang sih ngarep banget, cuma masih melihat sisi kemampuan yang belum ada apa-apanya.
Ternyata Alhamdulillah masuk juga dalam kontributor. Padahal ini sekedar keisenganku saja, karena melihat tema event tersebut sangat menarik. Yang menang puisinya pasti sangatlah bagus dan menjiwai.Bersyukur lagi karena tulisan puisiku dihargai dengan dimasukkannya ke dalam buku ini oleh penerbitan indie.
Awal mula aku ikut event saat ada event puisi, dari sanalah tertarik untuk ikutan event menulis puisi yang diselenggarakan penerbitan indie di facebook, sayangnya event puisi pertama tidak masuk kontributor. Informasinya sering kudapat dari teman-teman sesama pecinta menulis dan teman-teman di grup kepenulisan. Alhamdulillah, gabung di grup kepenulisan di facebook memberikan manfaat dan peluang besar bagiku. So sweet banget dech jika tulisan-tulisanku di komentari atau diberi like oleh mereka. Secara mereka kebanyakan sudah berpengalaman dalam dunia kepenulisan.
Walau sebenarnya masih banyak yang harus kupelajari tentang dunia literasi. Berkarya lewat tulisan itu sungguh sangat menyenangkan, bahkan jika harus menyesali diri ini, kenapa dulu tidak mengambil jurusan Bahasa Indonesia saat duduk di bangku SMU kelas tiga (eh iya, memang tidak ada disekolahku jurusan itu). Menyesal memang berada paling akhir, yang terjadi padaku saat duduk dibangku sekolah. Dulu senang sekali dengan pelajaran mengarang alias membuat cerita dan membuat puisi. Sayangnya aku itu kurang sekali disiplin dalam pelajaran Bahasa Indonesia, jadinya semua pelajaran yang berharga tentang kepenulisan itu tidak diserap dengan sempurna. Bahkan sekarang harus belajar tentang EYD (ejaan yang disempurnakan) dari nol lagi.
Sekedar hoby menulis saat SMU dulu, kini mulai terasah lagi melalui media sosial bernama facebook dan internet. Dengan mengikuti grup-grup tersebut sambil mengambil ilmunya. Rasanya untuk selalu menulis cerita itu terus ada, bahkan aku ingin sekali mencoba menulis artikel dan essai tentang sesuatu yang bermanfaat. Tetapi terkendala oleh waktu dan wawasan teknik menulis yang benar. Aku sudah mempunyai buku-buku tentang dunia literasi, tetapi belum semua terbaca dan terpelajari lantaran waktu yang sempit.
Senang rasanya bisa menulis dan mencoba untuk berkarya lebih baik lagi. Karena mungkin disinilah passionku, dan mencoba lagi hal-hal yang menantang lewat dunia tulis menulis. Alhamdulillah, semoga penaku ini tetap melaju sampai nafas yang terakhir, hinggaku merasakan dapat bernafas dengan tulisan-tulisan ini untuk berbagi kebaikan kepada yang lain.. Aamiin. :)
Cikarang-Bekasi, 21-Oktober-2014.Oleh:Rosi.Ochiemuh.

Komentar
Posting Komentar