Langsung ke konten utama

Puisi (Langit)

Di Bawah Kolong Langit

Ketika semua berlomba rebutan kursi kekuasaan.
Jual apa saja demi satu tiket menuju parade obral janji-janji
berpayung panji-panji

Kepala-kepala di sebuah negeri dipertaruhkan
persekongkolan priyayi, orang suci, orang pintar, orang kaya, bahkan iblis sekalipun

tak tampak wajah kemaluan bercahaya
hanya sketsa bermuka dua yang apik bersandiwara
Obralan janji tersemai dalam impian kepala-kepala rakyat jelata.

Di bawah kolong langit ini, Tuhan! Sang penjilat, dan penggila kekuasaan berlomba-lomba mempermainkan kepala-kepala rakyat jelata dengan tega.

Di bawah kolong langit ini, Tuhan!
pencitraan dan dusta melarut dalam gumpalan topan yang siap sedia menghancurkan kami semua!!

Apa hebatnya merebut kuasa di kolong langit-Mu??
Apa hebatnya bersekutu dengan keburukan musuh-Mu??
Hanya untuk duduk di kursi-kursi kekuasaan di kolong langit milik-Mu ini.
tiada berkaca bahwa di atas langit masih ada langit!
Di bawah bumi masih ada bumi.
Dan mereka seburuk-buruk makhluk paling dasar bumi ini.

Di bawah kolong langit-Mu
Kami mengadu resah untuk negeri yang semakin pilu sembilu penuh luka-luka bernanah bau.
ujiankah pada kami, atau sekadar parodi?

Cibitung, 18/02/2017.
Di Bawah Kolong Langit..

Oleh : Rosi Ochiemuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#GA_SAUJANA_HATI

RESENSI BUKU. . OLEH : ROSI OCHIEMUH. Judul Buku : SAUJANA HATI . Penulis : SuEff Idris . Jenis Buku : Novel ( Fiksi ) . Nama Penerbit : LovRinz Publishing . Tahun Terbit : Copyright © 2015, by SuEff Idris. . Tahun Cetak : Cetakan Pertama Februari 2015 . Jumlah Halaman : Viii + 298 Halaman. . Jenis Kertas : Book Paper . ISBN         : 978-602-72035-4-9 . Harga Buku : Rp. 59.000 . .  “Apakah cinta? Cinta barangkali memang bukan untuk dijelaskan, tapi dibiarkan mengalir apa adanya. Seperti dalam novel Saujana Hati, kisah tentang dua orang yang saling mencintai, tapi mereka tak saling mengungkapkan perasaan. Suatu saat ketika keduanya bertemu kembali, semua sudah terlambat.” .  Tokoh-tokoh dalam novel ini terbawa arus takdir yang tidak bisa mereka tolak. Beragam persoalan hidup; penyakit kronis yang diderita tokoh “aku”, cinta segitiga yang melibatkan kakak—adik, terkait pada nilai-nilai agama hingga kematian, diramu dalam bahasa yang c...

CINTA TIDAK SALAH (Eps.2)

Kau tahu bagaimana menjadi dirimu sendiri? Tetapi itu semua masih belum bisa menjadikan dirimu apa adanya. Terkadang cinta terlihat manis dan masa lalu itu menyebalkan. Tapi yang menyebalkan adalah bersembunyi dari kenyataan. Putri Kaca. Kakek jarang mengajak aku bercerita sewaktu kecil dulu. Hanya Nenek yang rajin bertanya tentang sekolahku, temanku dan keadaan bapak, ibu dan adik. Saat bertandang ke rumah mereka, aku selalu kagum pada kecantikan dua kakak sepupu perempuan yang usianya lebih tua empat tahun dariku. Yang satu bernama Mary, dan yang satunya bernama Elis. Mary yang paling sempurna dari kami semua. Tubuhnya tinggi, kulitnya langsat, hidung bangir, matanya bundar hitam, rambutnya lurus berkilau, berlesung dagu dan pipi. Dia termasuk siswi paling pandai di sekolahnya. Elis, wajahnya ayu, manis, hidungnya mancung, kulitnya langsat, berambut gelombang, tubuhnya sintal dan tidak terlalu tinggi seperti Mary. Dia cucu perempuan tertua dari Kakek dan Nenekku dari...

[CERPEN] "MATA-MATA HITAM" : Karya; Rosi Ochiemuh.

( Dimuat di Koran Harian Amanah, Edisi Hari Sabtu, 15-Oktober-2016)  Mata-mata hitam kecil bermunculan dari irisan daging sapi tanpa tulang yang baru akan diirisnya. Yatmo membelalak histeris dengan penampakan itu. Merasa ada yang ganjil dengan daging yang akan diolahnya, segera dia memanggil Keken—istrinya yang sedang menyusui bayi mereka di kamar.             “Bu! Kamu harus lihat. Daging ini aneh, bermata hitam, hidup, banyak sekali!” teriak Yatmo panik.             “Apa sih, Pak? Daging itu biasa saja, nggak ada mata atau apa pun,” jawab Keken memeriksa irisan daging dengan teliti. Yatmo mengucek mata lagi. Namun daging itu masih bermunculan mata-mata kecil. Seperti mata manusia bentuknya namun berukuran kecil, hitam dan berkedip-kedip. Yatmo makin ketakutan lantas pergi meninggalkan dapurnya. Keken terbengong dengan tingkah suaminya.    ...