Langit-Langit Tak Berbintang
Suara detak jam menemaniku untuk menulis puisi
telah lama mati imaji
selepas dengan semangat kurangkai fiksi-fiksi seperti puzle yang disatukan dengan hangat
Melupakan kepenatan sejenak bersama irama sunyi di pelupuk hati
dengan menulis puisi
terdengar serak-serak merangka
patah-patah tiada mulusnya
lepas itu aksaraku mengering
ada kantuk yang menggenang di kedua pelupuk mata
berhenti menulis puisi
Kupandangi langit-langit kamar dengan nanar
seolah-olah di atas sana ada lukisan rasi bintang bertaburan.
Ini malam yang ganjil dan menggigil
tak ada bintang di langit-langit kamarku
kudiam dalam detak jam panggil-panggil jiwaku
tuk segera terlena dibuaian malam
dan di langit-langit kamar tak ada bintang-bintang.
tiba-tiba kulihat bintang berpusing di atas kepalaku.
Cibitung, 18/02/2017.
Komentar
Posting Komentar