Langsung ke konten utama

Tentang Hilir Cinta

Sudah bukan rahasia jika seorang perempuan itu susah mengungkapkan perasaan sukanya. Terpenting terhadap lawan jenisnya yang dia sukai. Bukan sekedar suka namun getar-getar itu menjadikan rasa yang berkepanjangan, terngiang-ngiang dipikiran disetiap melakukan apapun. Cinta... itulah yang pernah kurasakan saat menginjak remaja. Zaman sekolahku dahulu, cinta itu sangat sakral. Tak mau diumbar siapapun. Curhatannya pada buku deary, hampir setiap pulang sekolah. Layaknya seorang puteri yang sedang melalang buana tiba-tiba bertemu pangeran pujaan hati yang sreg di hatinya.
Itu dulu... saat masih remaja dan aku belum mengerti apa-apa. Daya khayalku tentang negeri dongeng itu sangat kental dan selalu menjadi imajenasiku pada setiap gambar yang kubuat. Pada setiap tulisan yang dimuat. Meski adik-adik dan kedua orangtua bilang, aku anak rumahan yang selalu berada dalam kamar. Senang menyendiri, berekspresi mendengarkan radio dan memulai untuk berkhayal. Hmmmm.. benar-benar sangat memalukan.

Tetapi lambat laun, semua itu berubah seiring bertambahnya usia. Mulut yang pendiam ini kini menjadi bawel, cerewet karena seringnya bertemu teman-teman kerja. Dan saat ku malu untuk berteman dengan anak laki-laki dulu, malah menjadikanku senang berteman dengan siapa saja. Itulah yang membuatku berubah. Dulu menyukai mimpi-mimpi serta khayalan indah, sekarang sejak tamat sekolah dan bekerja mulai menyukai realita yang sebenarnya.

Hingga saat-saat bertemu dengan suamiku, tidaklah seperti puteri yang bertemu pangeran. Jatuh cinta, mengungkapkan, menjalani lalu menikah. Bukan seperti itu. Realita yang kuhadapi adalah sebaliknya. Cinta datang saat seseorang terpuruk kalah pada sesuatu hingga ia menemukan kenyataan yabng sebenarnya. Datanglah sebuah harapan yang mulai bersinar dari seorang teman dan kisah masa lalu yang mengiba.

Perjalanan cinta setiap orang itu berbeda. Mungkin yang sedang kutuliskan ini adalah sesuatu hal yang tidak dimengerti akan kedatangan cinta itu dalam hidupku. Terkadang cinta dimulai dari titik terbawah seseorang, atau dititik kejayaan dan kemashyurannya. Ada lagi cinta yang penuh tipu daya pada yang merasakannya. Cinta memang buta. Buta karena tidak mengatasnamakan Tuhan dalam cinta. 

Terkadang kita merasa, diri ini sudah hebat dapat merasakan cinta yang lain dari seorang makhluk Tuhan. Padahal Allah.Swt itu Tuhan yang Esa, yang pantas kita rindukan dan kita cintai. Hilir cinta itu mengalir disetiap nadi dan nafas yang saat ini kita rasakan.

Akupun merasakan sesuatu hal saat baru bangun tidur. Allah.swt masih memberikan cinta untukku. Membangunkanku dipagi hari dan membuatku tertidur dimalam hari. Nafasku masih memburu setiap detik, detak jantungku masih berdetik setiap detik, tak berhenti cinta itu terus ada mengalir dalam tubuh dan ruh ini dari-Nya.
Lantas, mengapa hidup itu terlalu sempit pada pemikiran tiap manusia.
Padahal Allh.Swt selalu memberikan cinta dan kemudahan setiap detik waktu yang telah kita lewati. Hilir cinta itu semoga selalu bermuara pada-Nya, walau cinta itu kita bagi untuk orang-orang terkasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CINTA TIDAK SALAH (Eps.2)

Kau tahu bagaimana menjadi dirimu sendiri? Tetapi itu semua masih belum bisa menjadikan dirimu apa adanya. Terkadang cinta terlihat manis dan masa lalu itu menyebalkan. Tapi yang menyebalkan adalah bersembunyi dari kenyataan. Putri Kaca. Kakek jarang mengajak aku bercerita sewaktu kecil dulu. Hanya Nenek yang rajin bertanya tentang sekolahku, temanku dan keadaan bapak, ibu dan adik. Saat bertandang ke rumah mereka, aku selalu kagum pada kecantikan dua kakak sepupu perempuan yang usianya lebih tua empat tahun dariku. Yang satu bernama Mary, dan yang satunya bernama Elis. Mary yang paling sempurna dari kami semua. Tubuhnya tinggi, kulitnya langsat, hidung bangir, matanya bundar hitam, rambutnya lurus berkilau, berlesung dagu dan pipi. Dia termasuk siswi paling pandai di sekolahnya. Elis, wajahnya ayu, manis, hidungnya mancung, kulitnya langsat, berambut gelombang, tubuhnya sintal dan tidak terlalu tinggi seperti Mary. Dia cucu perempuan tertua dari Kakek dan Nenekku dari...

#GA_SAUJANA_HATI

RESENSI BUKU. . OLEH : ROSI OCHIEMUH. Judul Buku : SAUJANA HATI . Penulis : SuEff Idris . Jenis Buku : Novel ( Fiksi ) . Nama Penerbit : LovRinz Publishing . Tahun Terbit : Copyright © 2015, by SuEff Idris. . Tahun Cetak : Cetakan Pertama Februari 2015 . Jumlah Halaman : Viii + 298 Halaman. . Jenis Kertas : Book Paper . ISBN         : 978-602-72035-4-9 . Harga Buku : Rp. 59.000 . .  “Apakah cinta? Cinta barangkali memang bukan untuk dijelaskan, tapi dibiarkan mengalir apa adanya. Seperti dalam novel Saujana Hati, kisah tentang dua orang yang saling mencintai, tapi mereka tak saling mengungkapkan perasaan. Suatu saat ketika keduanya bertemu kembali, semua sudah terlambat.” .  Tokoh-tokoh dalam novel ini terbawa arus takdir yang tidak bisa mereka tolak. Beragam persoalan hidup; penyakit kronis yang diderita tokoh “aku”, cinta segitiga yang melibatkan kakak—adik, terkait pada nilai-nilai agama hingga kematian, diramu dalam bahasa yang c...

Buku Antalogi Pertamaku

Bermula hasil dari coba-coba ikutan event kepenulisan di facebook yang diselenggarakan oleh penerbit indie, yakni penerbit asrifa. Aku tertarik ikut karena temanya membahas seputar kisah di kantor. Dan Alhamdulillah cerpenku lolos masuk menjadi bagian dari buku ini. Tulisan cerpenku bersanding dalam buku ini bersama dengan para penulis yang sudah berpengalaman. Setelah bukunya di kirim ke alamat kantor dan dibaca lembar demi lembar ternyata bagus-bagus dan inspiratif isinya. Juga ada tips untuk para karyawan dan bos untuk hubungan keharmonisan dalam kerjasama yang baik. Jika Anda tertarik, bisa menghubungi alamat email saya: ochiemuh18@gmail.com atau alamat facebook: rosi.jumnasari@facebook.com. Karena buku adalah inspirasi dalam kehidupan.