Langsung ke konten utama

Kopi dalam Racikan Kesedihan_Puisiku.

Kopi dalam Racikan Kesedihan

Oleh : Rosi Ochiemuh.

Kau tahu untuk apa kita duduk di sini?
Bersila, bersitatap dikeadaan sedang bersuci
ya, untuk merayakan kesedihan teman
kepergiannya dalam kemalangan 

dulu duduk-duduk memainkan gitarnya
menyanyi dalam rima belia yang menggila
dulu duduk-duduk kita bercengkrama kartu domino
bernapas dengan kretek dan secangkir kopi 

 Hujan tiada pernah membuat murung hati
apalagi gemuruh petir
dan angin yang menyetir 
hanya kita saling membahagiakan diri
kegilaan yang tiada pernah jeda

Kau tahu kawan, untuk apa kita duduk bersila
di kediamannya yang ramai menyapa
Kopi-kopi tertuang dalam cangkir-cangkir kesedihan
mereka, kau dan aku.
semua membisu, beku bercampur pilu
kepergian yang begitu cepat membawanya
bersama turunnya hujan

Secangkir kopi hitam dan lantunan ayat-ayat suci
bersanding di kediamannya
serasi seperti mengerti arti kehilangan
sepi menarik kita semua kedalam suasana

Bukan ayat-ayat suci membuat hatiku bisu
bukan karena secangkir kopi hitam itu
bukan kawan...
geming ini karena tangisku makin pilu
hujan menggodaku hingga ngilunya rasa itu
kenangannya, wajahnya, bersamanya
tinggal kenangan bersama racikan kopi hitamnya
....

Cibitung, Dalam kediaman hati; 02-Desember-2015 .. (Rosi.Ochiemuh)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#GA_SAUJANA_HATI

RESENSI BUKU. . OLEH : ROSI OCHIEMUH. Judul Buku : SAUJANA HATI . Penulis : SuEff Idris . Jenis Buku : Novel ( Fiksi ) . Nama Penerbit : LovRinz Publishing . Tahun Terbit : Copyright © 2015, by SuEff Idris. . Tahun Cetak : Cetakan Pertama Februari 2015 . Jumlah Halaman : Viii + 298 Halaman. . Jenis Kertas : Book Paper . ISBN         : 978-602-72035-4-9 . Harga Buku : Rp. 59.000 . .  “Apakah cinta? Cinta barangkali memang bukan untuk dijelaskan, tapi dibiarkan mengalir apa adanya. Seperti dalam novel Saujana Hati, kisah tentang dua orang yang saling mencintai, tapi mereka tak saling mengungkapkan perasaan. Suatu saat ketika keduanya bertemu kembali, semua sudah terlambat.” .  Tokoh-tokoh dalam novel ini terbawa arus takdir yang tidak bisa mereka tolak. Beragam persoalan hidup; penyakit kronis yang diderita tokoh “aku”, cinta segitiga yang melibatkan kakak—adik, terkait pada nilai-nilai agama hingga kematian, diramu dalam bahasa yang c...

CINTA TIDAK SALAH (Eps.2)

Kau tahu bagaimana menjadi dirimu sendiri? Tetapi itu semua masih belum bisa menjadikan dirimu apa adanya. Terkadang cinta terlihat manis dan masa lalu itu menyebalkan. Tapi yang menyebalkan adalah bersembunyi dari kenyataan. Putri Kaca. Kakek jarang mengajak aku bercerita sewaktu kecil dulu. Hanya Nenek yang rajin bertanya tentang sekolahku, temanku dan keadaan bapak, ibu dan adik. Saat bertandang ke rumah mereka, aku selalu kagum pada kecantikan dua kakak sepupu perempuan yang usianya lebih tua empat tahun dariku. Yang satu bernama Mary, dan yang satunya bernama Elis. Mary yang paling sempurna dari kami semua. Tubuhnya tinggi, kulitnya langsat, hidung bangir, matanya bundar hitam, rambutnya lurus berkilau, berlesung dagu dan pipi. Dia termasuk siswi paling pandai di sekolahnya. Elis, wajahnya ayu, manis, hidungnya mancung, kulitnya langsat, berambut gelombang, tubuhnya sintal dan tidak terlalu tinggi seperti Mary. Dia cucu perempuan tertua dari Kakek dan Nenekku dari...

[CERPEN] "MATA-MATA HITAM" : Karya; Rosi Ochiemuh.

( Dimuat di Koran Harian Amanah, Edisi Hari Sabtu, 15-Oktober-2016)  Mata-mata hitam kecil bermunculan dari irisan daging sapi tanpa tulang yang baru akan diirisnya. Yatmo membelalak histeris dengan penampakan itu. Merasa ada yang ganjil dengan daging yang akan diolahnya, segera dia memanggil Keken—istrinya yang sedang menyusui bayi mereka di kamar.             “Bu! Kamu harus lihat. Daging ini aneh, bermata hitam, hidup, banyak sekali!” teriak Yatmo panik.             “Apa sih, Pak? Daging itu biasa saja, nggak ada mata atau apa pun,” jawab Keken memeriksa irisan daging dengan teliti. Yatmo mengucek mata lagi. Namun daging itu masih bermunculan mata-mata kecil. Seperti mata manusia bentuknya namun berukuran kecil, hitam dan berkedip-kedip. Yatmo makin ketakutan lantas pergi meninggalkan dapurnya. Keken terbengong dengan tingkah suaminya.    ...